akhir-akhir ini ada seorang teman saya yang sering memanggil saya: "Dasar Bocah!!"
entah kenapa saya tersinggung, mungkin karena saya merasa umur saya sudah kepala dua dan selisih umur kami tidak berbeda jauh. Saya bukan bocah!!

lalu kemudian saya berpikir, hal-hal tolol yang sering saya lakukan ketika teman saya itu seenaknya memanggil saya "bocah".
1. sehabis nonton Percy Jackson and The Lightening thief, saya ingin sekali percaya kalau saya juga mungkin salah satu anak Dewa Poseidon, punya kekuatan mahadahsyat seperti di film-film.

2. sehabis nonton He's Just Not That Into You. saya berhaap saya bisa melakukan hal-hal tolol tetapi pada akhirnya saya tetap menemukan Prince Charming di sisa-sisa ketololan saya.

3. sehabis nonton Shutter Island, saya berharap punya petualangan ke dalam pulau yang berpenghuni orang-orang aneh, saya percaya kalau apa yang ada pada film itu bisa benar-benar terjadi.

mungkin itu, yang membuat saya terlihat seperti "Bocah" di umur saya sekarang.

lalu...
entah kenapa rasa tersinggung saya menjadi hilang. Berganti perasaan lega. Bersyukur bahwa masi ada "bocah" dalam diri saya. Karena bocah ini yang membantu saya mengembangakan imajinasi setinggi-tingginya. Berkhayal hal-hal yang belum pernah ada sebelumnya. Menyelami dunia anak kecil yang penuh dengan kejutan, bahaya, petualangan juga kegembiraan.

menyelami imajinasi yang luar biasa.

Where Your Imagination Will Take You??
its only in your brain.