bisa membayangkan???
sayapun awalnya tidak!
Bayangan paling gampang adalah, di jakarta banjir-banjiran lalu dingin-dingin makan siomay. tapi kita bukan anak SD lagi bukan?? itu terlalu simpel.. (padahal ini yang sebenarnya terjadi, hehe -> evil smile) Tapi yang ingin saya tulis adalah tentang di jakarta yang sering banjir ini, apapun bisa terjadi, termasuk dengan tukang siomay yan berubah profesi!!
Beberapa jam yang lalu saya terjebak banjir setelah keluar dari kantor saya jam 8 malam di jalan pegangsaan. Hujan yang mengguyur dari sore membuat genangan air di depan kantor jadi setinggi betis. Membuat saya harus rela menggulung celana dan jalan kaki ala ceker ayam alias lepas sepatu.
Sampai di depan jalan raya, tak ada satupun angkot lewat, mobil-mobil terjebak banjir, pangkalan ojek sangat jauh. saya linglung! tak lama kemudian ada seorang tuakng siomay yang menawarkan seorang ojek pada saya dan teman saya. Hello?? saya nggak mungkin boncengan bertiga kan? emang bajaj!
namun...
Ou Em Ji!!! saya sungguh malu awalnya, namun kemudian berubah jadi tawa yang
Ternyata banjir tak hanya bisa membuat jakarta menjadi macet, tapi juga



